Doa Mensyukuri Nikmat Allah

tumblr_nlbb2sh7xz1r0i07vo1_500

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“Tuhanku, berikanlah aku petunjuk untuk mensyukuri nikmat-nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (Do’a dari QS. Al-Ahqaf, 46: 15)

Ada pelajaran yang berharga di dalam doa ini,

Pertama, kita sangat membutuhkan petunjuk dengan memohon sepenuh harapan, agar dapat mensyukuri nikmat-nikmat Allah Ta’ala. Kita perlu untuk dapat mensyukuri, perlu pula petunjuk agar dapat bersyukur dengan benar sesuai tuntunan. Semoga dengan itu, rasa syukur kita menjadikan Allah Ta’ala berkenan menambah dan menambahkan lagi nikmat-Nya serta barakah atas nikmat tersebut.

Kedua, kita berusaha bersyukur atas segala nikmat yang dapat kita rasakan maupun yang tidak sanggup kita rasakan. Sesungguhnya memiliki ilmu agama dengan lurus merupakan rezeki, mengenali kebenaran merupakan rezeki, mampu menjauhi keburukan juga rezeki. Ringkasnya segala yang mendekatkan kepada kebaikan dan menjauhkan dari keburukan adalah rezeki. Kita perlu mensyukuri semua itu, baik atas nikmat yang dikaruniakan kepada kita maupun nikmat yang Allah Ta’ala limpahkan bagi kedua orangtua kita.

Ketiga, memperbaiki hubungan kita dengan kedua orangtua, membaguskan bakti kita kepada mereka, membahagiakan mereka dan berusaha agar mereka ridha kepada kita. Jika orangtua sudah tiada, kita mendo’akan dan melakukan amal shalih atas nama mereka. Sesungguhnya, hal terpenting dari rangkaian do’a ini adalah memohonkan kebaikan bagi orangtua dan memperbaiki bakti kita kepada keduanya.

Keempat, memohon kepada Allah ‘Azza wa Jalla agar Ia mampukan kita mengerjakan amal shalih yang Allah Ta’ala ridhai (وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ). Ini sekaligus mengisyaratkan kepada kita betapa pentingnya ilmu agar dapat beramal shalih yang benar-benar Allah Ta’ala ridhai. Dan merupakan jalan yang perlu kita upayakan bagi baiknya keturunan sepeninggal kita. Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita mengharap dengan sangat, memohon dengan segala kehinaan kita pinta yang kelima, yakni dibaguskannya anak keturunan kita.

— Disampaikan oleh Ust. Moh. Fauzil Adhim

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s