Tadabbur QS. An Nuur : 44-53

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

يُقَلِّبُ اللَّهُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَ ۚ إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّأُو۟لِى الْأَبْصٰرِ (٤٤)

  1. Allah mempergantikan malam dan siang. Sungguh pada yang demikian itu, pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (yang tajam).

وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَآبَّةٍ مِّن مَّآءٍ ۖ فَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰ بَطْنِهِۦ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُم مَّن يَمْشِى عَلَىٰٓ أَرْبَعٍ ۚ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَآءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ (٤٥)

  1. Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

لَّقَدْ أَنزَلْنَآ ءَايٰتٍ مُّبَيِّنٰتٍ ۚ وَاللَّهُ يَهْدِى مَن يَشَآءُ إِلَىٰ صِرٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ (٤٦)

  1. Sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang memberi penjelasan. Dan Allah memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

وَيَقُولُونَ ءَامَنَّا بِاللَّهِ وَبِالرَّسُولِ وَأَطَعْنَا ثُمَّ يَتَوَلَّىٰ فَرِيقٌ مِّنْهُم مِّنۢ بَعْدِ ذٰلِكَ ۚ وَمَآ أُو۟لٰٓئِكَ بِالْمُؤْمِنِينَ (٤٧)

  1. Dan mereka (orang-orang munafik) berkata; “Kami telah beriman kepada Allah dan Rasul (Muhammad), dan kami menaati (keduanya).” Kemudian, sebagian dari mereka berpaling setelah itu. Mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.

وَإِذَا دُعُوٓا۟ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ إِذَا فَرِيقٌ مِّنْهُم مُّعْرِضُونَ (٤٨)

  1. Dan apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya, agar (Rasul) memutuskan perkara di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak (untuk datang).

وَإِن يَكُن لَّهُمُ الْحَقُّ يَأْتُوٓا۟ إِلَيْهِ مُذْعِنِينَ (٤٩)

  1. Tetapi, jika kebenaran di pihak mereka, mereka datang kepadanya (Rasul) dengan patuh.

(٥۰) أَفِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ أَمِ ارْتَابُوٓا۟ أَمْ يَخَافُونَ أَن يَحِيفَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَرَسُولُهُۥ ۚ بَلْ أُو۟لٰٓئِكَ هُمُ الظّٰ

  1. Apakah (ketidakhadiran mereka karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan Rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوٓا۟ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُو۟لٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (٥١)

  1. Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka,(567) mereka berkata, “Kami mendengar, dan kami taat.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

=== 567. Di antara sesama kaum muslimin, dan antara kaum muslimin dengan yang bukan muslimin.

وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُو۟لٰٓئِكَ هُمُ الْفَآئِزُونَ (٥٢)

  1. Dan barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

وَأَقْسَمُوا۟ بِاللَّهِ جَهْدَ أَيْمٰنِهِمْ لَئِنْ أَمَرْتَهُمْ لَيَخْرُجُنَّ ۖ قُل لَّا تُقْسِمُوا۟ ۖ طَاعَةٌ مَّعْرُوفَةٌ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ (٥٣)

  1. Dan mereka bersumpah dengan (nama) Allah dengan sumpah sungguh-sungguh, bahwa jika engkau suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah (Muhammad), “Janganlah kamu bersumpah, (karena yang diminta) adalah ketaatan yang baik. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

 

Tadabbur Ayat :

Ayat 44 dan 45 masih menjelaskan semua ciptaan Allah diciptakan dengan sistem yang teratur dan indah sekali seperti, pergantian malam dengan siang, agar manusia mudah memenej aktivitas kehidupan. Allah menciptakan semua makhluk hidup itu dari air. Di antaranya ada yang berjalan dengan perutnya (ular), dua kaki dan dengan empat kaki. Semua itu diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi orang yang mengamatinya. Allah menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya dan berkuasa atas segala sesuatu.

Ayat 46-53 menjelaskan, di tengah kekuasaan dan kebesaran Allah itu masih saja banyak manusia membangkang kepada sistem hidup yang diturunkan-Nya melalui ayat-ayat Al-Qur’an. Padahal sistem tersebut untuk kebaikan mereka.

Kekuasaan Allah itu nyata dan ayat-ayat Al-Qur’an itu sangat jelas. Namun, kenapa banyak manusia mengakuinya hanya dengan lisan saja? Jika diajak untuk menerapkannya mereka berpaling. Jika keputusan hukum Al-Qur’an itu menguntungkan diri mereka, maka mereka datang dengan menundukkan diri. Sebenarnya dalam hati mereka ada penyakit, atau ragu pada Al-Qur’an, atau khawatir Allah dan Rasul-Nya tidak adil. Mereka adalah orang-orang yang zalim.

Kaum mukmin yang sebenarnya ialah yang menaati Allah dan Rasul-Nya dengan lisan dan perbuatan dalam semua perkara. Dengan demikianlah surga dapat diraih. Tidak seperti kaum munafik yang suka bersumpah palsu, padahal dalam hati mereka berbeda dengan yang diucapkan.

Sumber : Mushaf Tadabbur – Ust. Fathuddin Ja’far, MA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s