Masuk Surga Sekeluarga

Masuk surga sekeluarga tentunya menjadi dambaan setiap keluarga muslim. Akan tetapi dalam mewujudkannya diperlukan ilmu yg bisa mengantarkan kita sampai pada cita-cita tertinggi tersebut. Beberapa hal penting yg harus diperhatikan setiap keluarga Muslim agar menjadi “Keluarga Surga” bahkan bisa merasakan “Surga” sejak di dunia adalah sebagai berikut :

1. Menjadikan “Masuk Surga” sebagai visi bersama di Keluarga.

Ceritakan kepada anak dan pasangan tentang gambaran keindahan surga yg sudah dituliskan dalam Al-Qur’an. Surga itu indahnya tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah pula didengar permisalannya dengan telinga, dan tidak pernah pula dibayangkan oleh benak. Tidak ada lagi kata tidak boleh didalam surga.

“Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yg menanti, yg indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yg mereka kerjakan.” (Q.S. As-Sajdah : 17)

Nikmatnya masuk surga sekeluarga:
“Dan orang-orang yg beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (Q.S. Ath-Thur : 21)

Ulangi kalimat ‘masuk surga sekeluarga yuk’ agar menjadi keinginan dan tujuan bersama. Saling mengingatkan untuk masuk surga bersama. Bikin grup keluarga agar bisa intens berkomunikasi.

2. Memaksimalkan fungsi rumah
Jadikan rumah sebagai tempat bagi seluruh anggota keluarga untuk menambah keimanan dan ketaqwaan sekaligus menjadi tempat menyiapkan “bekal” ketika berkiprah dan bekerja diluar rumah dengan menjadikan rumah memiliki 4 fungsi berikut :

  • Rumah ibadah

Salah satu fungsi rumah dalam islam adalah harus menjadi rumah ibadah, rumah untuk menegakkan keimanan kepada Allah SWT dan untuk melaksanakan ibadah dari yang wajib sampai yang sunnah-sunnah.

  • Rumah Ilmu

Kalau ingin masuk surga sekeluarga, setelah menjadi rumah ibadah harus menjadikan Rumah kita nanti harus menjadi rumah ilmu. Ilmu adalah alamat yang bisa mengantarkan kita kepada Allah. Orang tua harus mengajarkan anak agar kenal dengan Allah. Harus dibacakan 1 ayat 1 hari kepada anak-anak, harus dibacakan hadis bersama”.

  • Rumah Pembentukan Karakter

Jadikan rumah kita rumah pembinaan karakter bagi anak. Karakter anak yang bertaqwa. Kalau rumah itu mau baik dan masuk surga sekeluarga harus sering-sering disebut “nak, kata Allah” atau “nak, kata Rasulullah..” karena seorang anak itu narasinya kuat. 3 hal yg harus diajarkan orang tua kepada anak :Tauhid, Menghindari syirik, Berserah diri pada Allah. Pendidikan aqidah (larangan syirik) Pendidikan self control (ma’rifatullah) Pendidikan etika/adab (birrul walidain) Pembentukan karakter/pembiasaan (shalat, amar makruf nahi munkar, bersabar dan memiliki kekuatan tekad) Pendidikan interaksi sosial (tawadhu’/tidak sombong) Pendidikan bersikap moderat (cara bicara, berjalan dan bersikap).

  • Tempat Ketenangan dan Ketentraman

Ada jin yang tidak suka rumah tangga harmonis. Ada juga orang yang tidak suka dengan rumah tangga orang dan ingin mengganggu rumah tangga tersebut. Bagaimana agar keluarga dan rumah kita tidak diganggu? Caranya adalah dengan biasakan masuk rumah dan kamar dengan mengucapkan salam serta meminta pertolongan dengan kebesaran Allah. Jadikan cengkrama di rumah mirip dengan cengkramanya para penduduk surga. Sejak di dunia cengkramanya harus seperti obrolannya penduduk surga. Biasakan ngobrol tentang surga dikeluarga. Saling mengingatkan akan azab di neraka. (As shaffat : 50-61)

Oleh : Ust. Bachtiar Nasir, Lc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s