KAPANKAH TEMPAT TIDUR ANAK-ANAK DIPISAH?

Rasulullah memerintahkan kita untuk memisahkan tempat tidut anak-anak khususnya mereka yang sudah mencaapai usia remaja dan hampir baligh. Rasulullah bersabda,

“Perintahlah anak kalian shalat ketika berusia tujuh tahun dan pulullah mereka agar shalat ketika berusia sepuluh tahun dan pisahlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Dawud)

Memisah tempat tidur anak-anak adalah penting, selain karena Rasulullah memerintahkan demikian, juga karena dikhawatirkan muncul perilaku asusila di antara anak-anak. Tidak menutup kemungkinan, ketika anak-anak berada dalam satu tempat tidur, aurat mereka terbuka, tubuh mereka saling bertindihan, khususnya di kalangan anak yanh baru beranjak remaja. Di samping itu, nafas, bau badan, dan penyakit bercampur aduk menjadi satu, yang kemudian bisa menular dari satu anak ke anak yang lain.

Jangan biarkan anak lelaki tidur satu ranjang dengan anak perempuan. Juga jangan biarkan anak-anak tidur sendiri ditemani video atau tv yang menyiarkan film-film tidak mendidik.

Di samping itu, sebagai orang tua kita harus memperhatikan pakaian putra-putri kita ketika berada di rumah. Jangan perkenankan merema mengenakan pakaian yang dapat mengotori pikiran saudara-saudara lelakinya sehingga pandangan mereka akan menjerumus kepada hal-hal yang haram.

Tidak hanya pakaian anak perempuan, sebagai seorang ibu, kita harus memperhatikan pakaian kita di depan anak laki-laki. Jangam mengenakan baju tidur/pakaian sexy di depan anak-anak lelaki kita yang sudah beranjak baligh.
Begitu juga dengan sang ayah, jangan mengenalan celana pendek yang menperlihatkan aurat di depan anak-anak gadisnya.

Ajari pula anak yang sudah memasuki usia mumayyiz (anak kecil yang sudah mengerti) untuk meminta izin ketika masuk ke kamar orang tua terutama di tiga waktu. Sebelum shalat subuh, siang hari bolong, dan sesudah shalat isya’ sesuai hadits Rasulullah dimana ketiga waktu tersebut adalah waktu aurat bagi orang dewasa. Maksudnya waktu dimana kebanyakan orang tua sedang menanggalkan pakaiannya dan sedang tidak tertutup auratnya.

Sumber : Parenting Islam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s